Showing posts with label Transjakarta. Show all posts
Showing posts with label Transjakarta. Show all posts

Wednesday, February 3, 2016

Ahok Sebut Bus Gandeng Transjakarta Patah Akibat Perawatan Buruk

Ahok Sebut Bus Gandeng Transjakarta Patah Akibat Perawatan Buruk - Kali ini Portal Otomotif akan mengulas artikel Otomotif terbaru berjudul Ahok Sebut Bus Gandeng Transjakarta Patah Akibat Perawatan Buruk yang dikutip dari Otosia.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Ahok Sebut Bus Gandeng Transjakarta Patah Akibat Perawatan Buruk, anda bisa menyimak artikel kami tentang Ahok Sebut Bus Gandeng Transjakarta Patah Akibat Perawatan Buruk dibawah ini.
Ahok Sebut Bus Gandeng Transjakarta Patah Akibat Perawatan Buruk

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku saat ini Pemprov DKI tengah menyelidiki penyebab patahnya bus gandeng transjakarta di Jalan Bekasi Timur Raya, Jatinegara, Jakarta Timur. Ahok menduga penyebabnya adalah kurangnya pemeliharaan terhadap bus transjakarta yang ada saat ini.

"Kita lagi selidiki apa itu karena jalan atau karena kendaraan tapi jelas ini karena pemeliharaan," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (8/8).

Ahok enggan menuduh siapa yang bertanggung jawab atas patahnya bus gandeng transjakarta tersebut. Untuk itu, Ahok meminta PT Transportasi Jakarta agar membeli bus yang kualitasnya bagus. Pasalnya, Pemprov DKI Jakarta masih memiliki banyak uang untuk membeli bus tersebut.

"Kita kan gampang, kalau anda punya duit, anda mau beli Mercy, Rolls Royce, atau merk yang enggak jelas? yang jelas dong. Kalau saya punya duit, saya beli BMW, Mercy. Enggak ada duit baru beli merk yang agak murahan lah. Makanya kita bentuk PT Transportasi Jakarta untuk membenahi. Itu upaya kami biar dia handle secara bisnis," kata Ahok.

Sebelumnya, bus gandeng Transjakarta mengalami kerusakan saat mengangkut puluhan penumpang di Jl Raya Bekasi Timur, Jatinegara, Jakarta Timur. Bus dengan nomor polisi B 7308 IV ini terbelah dua lantaran baut penyambung patah, sehingga membuat panik para penumpang yang ada di dalam bus.

Pramudi bus bernama Himawan (39) menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.15 WIB saat bus tengah melaju dari arah Stasiun Jatinegara menuju Cipinang. Tiba-tiba, saat melaju mendekati lampu merah di pertigaan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Himawan mendengar bunyi gemeretak dari bagian tengah bus.

"Waktu lagi jalan di dekat lampu merah ada gajlukan saya berasa seperti ada yang aneh. Setelah lampu merah jalan pelan-pelan dan di tengah lampu merah mesin saya matikan karena khawatir," katanya saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis

Sekian berita Otomotif terbaru dari kami mengenai Ahok Sebut Bus Gandeng Transjakarta Patah Akibat Perawatan Buruk. Harapan kami artikel seputar Otomotif yang berjudul Ahok Sebut Bus Gandeng Transjakarta Patah Akibat Perawatan Buruk ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Portal Otomotif untuk mendapatkan berita seputar Otomotif setiap harinya.

Tuesday, February 2, 2016

Baut Pengait Lepas, Penyebab Bus Transjakarta Gandeng Terbelah

Baut Pengait Lepas, Penyebab Bus Transjakarta Gandeng Terbelah - Kali ini Portal Otomotif akan mengulas artikel Otomotif terbaru berjudul Baut Pengait Lepas, Penyebab Bus Transjakarta Gandeng Terbelah yang dikutip dari Otosia.com. Jika anda ingin mengetahui lebih detail mengenai artikel Baut Pengait Lepas, Penyebab Bus Transjakarta Gandeng Terbelah, anda bisa menyimak artikel kami tentang Baut Pengait Lepas, Penyebab Bus Transjakarta Gandeng Terbelah dibawah ini.
Baut Pengait Lepas, Penyebab Bus Transjakarta Gandeng Terbelah



Bus gandeng Transjakarta mengalami kerusakan saat mengangkut puluhan penumpang di Jl Raya Bekasi Timur, Jatinegara, Jakarta Timur. Bus dengan nomor polisi B 7308 IV ini terbelah dua lantaran baut penyambung patah, sehingga membuat panik para penumpang yang ada di dalam bus.

Pramudi bus bernama Himawan (39) menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.15 WIB saat bus tengah melaju dari arah Stasiun Jatinegara menuju Cipinang. Tiba-tiba, saat melaju mendekati lampu merah di pertigaan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Himawan mendengar bunyi gemeretak dari bagian tengah bus.

"Waktu lagi jalan di dekat lampu merah ada gajlukan saya berasa seperti ada yang aneh. Setelah lampu merah jalan pelan-pelan dan di tengah lampu merah mesin saya matikan karena khawatir," katanya saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (7/8).

Himawan mengatakan, sebelum terbelah menjadi dua baut dengan panjang masing-masing 15 sentimeter itu terlepas satu per satu. Dia menambahkan, saat itu pun ia mencoba memundurkan busway yang dikendarainya agar tidak menutup jalan bagi para pengendara yang ingin berbelok menuju jalan DI Panjaitan.

"Namun saat saya mundurkan itu malah baut yang lepas nambah banyak. Sampai akhirnya bus ini terbelah dua pada bagian sambungannya. Risikonya tadi kalau tidak saya mundurkan ya lalu lintas bisa macet karena kendaraan lain tak bisa melintas. Karena posisinya kan di tengah jalan, sudah melewati sedikit trafic light," ujar Himawan.

Himawan menambahkan, bus yang dikemudikannya itu sebenarnya rutin dilakukan perawatan di poolnya. Bahkan sebelum beroperasi tadi pagi sudah diperiksa oleh bagian mekanik kendaraan di pool.

"Mungkin angin remnya telah habis dan letak mesin kendaraan ada di bagian belakang. Sehingga otomatis bus agak berat ke belakang yang membuat bus terangkat dan bagian penutup sambungan pun terbuka hingga akhirnya terbelah dua," jelasnya.

Tidak lama setelah kejadian tersebut, Petugas teknisi dari operator bus tersebut langsung tiba di lokasi dan memperbaiki kerusakannya. Hingga pukul 16.00 petugas teknisi maish sibuk memperbaiki bus tersebut untuk memasang kembali baut pengait yang telah lepas itu

Sekian berita Otomotif terbaru dari kami mengenai Baut Pengait Lepas, Penyebab Bus Transjakarta Gandeng Terbelah. Harapan kami artikel seputar Otomotif yang berjudul Baut Pengait Lepas, Penyebab Bus Transjakarta Gandeng Terbelah ini bisa bermanfaat untuk anda. Jangan lupa terus kunjungi Portal Otomotif untuk mendapatkan berita seputar Otomotif setiap harinya.